Sunday, October 6, 2013

kel Lingkungan Hidup
Artikel Lingkungan Hidup ini menggambarkan bahwa Fenomena depot air isi ulang dan beberapa merk air kemasan yang tidak lagi aman mengindikasikan pentingnya pengolahan air yang higienis dan efektif. Sudah banyak jenis teknologi pengolahan air yang memiliki fungsi menjernihkan dan memurnikan air supaya layak diminum, salah satunya ultraviolet yang bisa menyaring bakteri atau senyawa kimia dalam air. Masingt-masing jenis pengolahan air mempunya kelebihan dan keunggulan tersendiri. “Karena sumber air di Jakarta kualitasnya tidak sama, sulit untuk menyebutkan yang mana yang paling ideal. Tapi semakin canggih teknologi yang dimiliki depot tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas air baku yang diolah,” papar dr. Budi. Di luar segi teknologi, petugas operasional juga sangat berperan dalam menentukan kualitas air olahan. “Semakin terampil dan menguasai teknologi pengolahan, maka hasil olahan juga akan semakin terjamin.” tegasnya lagi. Namun apakah semua petugas operasional tersebut berpengalaman? Karena teknologi sebaik apapun akan tidak berguna jika yang mengoperasikan adalah yang kurang ahli.
Jika Anda termasuk pelanggan air minum kemasan atau isi ulang, telitilah sebelum membeli. Dalam Artikel Lingkungan Hidup ini, berikut tips aman mengkonsumsi air minum kemasa.
  1. Pilih yang layak minum. Dari tampilan dan segi nfisik, air minum yang baik tidak boleh memiliki bau, rasa, dan warna
  2. Pastikan kemasan air tidak mudah terkoyak dan dalam kondisi baik dan kuat
  3. Pilih air kemasan yang sudah memiliki ijin depkes/POM
  4. Rebus ulang atau lewatkan air melalui dispenser/water purifier untuk mengurangi kontaminsi bakteri
Sumber gambar: pojokpulsa

No comments:

Post a Comment